- Trealease (1960): suatu keterangan sementara dari suatu fakta yang dapat diamati
- Good dan Scates: sebuah taksiran atau referensi yang dirumuskan dan diterima untuk sementara, yang dapat menerangkan fakta-fakta atau kondisi-kondisi yang diamati dan digunakan sebagai petunjuk untuk langkah penelitian selanjutnya.
- Kerlinger (1973): pernyataan yang bersifat dugaan/terkaan dari hubungan antara dua atau lebih variabel.
KEGUNAAN, CIRI dan JENIS
Kegunaan Hipotesa
- Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan dan kerja penelitian
- Mempersiapkan peneliti pada kondisi fakta dan hubungan antarfakta, yang kadang-kadang hilang dari perhatian peneliti
- Sebagai alat yang sederhana dalam memfokuskan fakta yang bercerai-berai tanpa koordinasi ke dalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh
- Sebagai panduan dalam pengujian dan penyesuaian dengan fakta dan antarfakta
Ciri Hipotesa
Ciri Hipotesa:
- Hipotesa harus menyatakan hubungan
- Hipotesa harus sesuai dengan fakta
- Hipotesa harus berhubungan dengan ilmu, serta sesuai dan tumbuh dengan ilmu pengetahuan
- Hipotesa harus dapat diuji
- Hipotesa harus sederhana
- Hipotesa harus bisa menerangkan fakta
Jenis Hipotesa
- Hipotesa tentang perbedaan vs hubungan
- Hipotesa kerja vs hipotesa nul
- Hipotesa common sense dan ideal
Dasar Hipotesis
- Perumusan hipotesis didasarkan pada rumusan masalah dan tujuan penelitian
- Asal: bahasa Yunani: Hypo – kurang dari Thesis : pendapat atau teori
Jadi hipotesis:
- suatu kesimpulan yang masih diuji kebenarannya
- Jawaban masalah yang bersifat sementara, yang mungkin benar atau salah
Definisi Hipotesis
- Hipotesis (Manasse Malo, 1985: 56):
- Kesimpulan pertama atau proposisi tentatif tentang hubungan antara dua peubah (variable) atau lebih
- Proposisi yang dinyatakan dalam bentuk yang dapat diuji dan meramalkan suatu hubungan tertentu antara dua peubah (variable)
Tidak semua penelitian memerlukan hipotesis
Penyusunan Hipotesis
Harus diperhatikan:
- Menggambarkan keadaan atau hubungan logis antara dua peubah (variable)
- Pernyataan yang dapat diuji. Peubah (variable) dapat diukur dan dibandingkan
- Pernyataan sederhana dan terbatas tetapi cukup jelas serta mudah dimengerti oleh pihak lain
- Memberi petunjuk dilakukannya pengamatan dan pengukuran peubah (variable) yang dicantumkan dalam penelitian
Merupakan landasan kerja dalam kegiatan penelitian, kecuali penelitian deskriftif
Jenis Hipotesis
- Hipotesis Alternatif atau kerja atau asli (Ha)
Menyatakan ada hubungan antara dua peubah (variable) atau lebih, atau menyatakan adanya perbedaan dalam hal tertentu pada kelompok berbeda
- Hipotesis Nol atau nilai (Ho)
Merupakan ingkaran/berlawanan dari hipotesis alternatif
Hipotesis nol diuji dengan statistik, hipotesis alternatif tidak. Jika dalam pengujian hipotesis alternatif digunakan perhitungan statistik , maka Ho harus dirumuskan lebih dulu.Contoh: rumusan Hipotesis nol (Ho) dan Alternatif (Ha)
- Ho: tidak ada hubungan antara kelebihan produksi dengan perencanaan produksi PT “X” pada tahun 1985
- Ha: ada hubungan antara kelebihan produksi dengan perencanaan produksi PT “X” pada tahun 1985
- Ho: Indeks prestasi (IP) mahasiswa pria tidak lebih tinggi dari pada IP mahasiswa wanita
- Ha: Indeks prestasi (IP) mahasiswa pria lebih tinggi dari pada IP mahasiswa wanita
- Ho: tidak ada perbedaan hasil ikan tambak di desa “Y” antara peternakl ikan tambak yang mengikuti penyuluhan cara pembuatan tambak dengan yang tidak mengikuti
- Ha: Ada perubahan hasil ikan tambak di desa “Y” antara peternak ikan tambak yang mengikuti penyuluhan cara pembuatan tambak dengan yang tidak mengikuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar